Sejarah Singkat Pulau Tidung

Sejarah Singkat Pulau Tidung, Kepulauan Seribu

Mengulas tentang riwayat singkat Pulau Tidung tentunya begitu menarik buat anda kenali. Buat penduduk Kepulauan Seribu, Jakarta serta sekelilingnya telah pasti begitu tahu tempat yang satu ini.

Pulau Tidung adalah salah satunya kelurahan yang terdapat di kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kepulauan Seribu. Tidak sekedar hanya kelurahan, Pulau Tidung mempunyai banyak obyek wisata menarik yang pas didatangi oleh beberapa wisatawan.

Akan tetapi sebelum itu, aku akan menuturkan terlebih dulu tentang riwayat pulau yang satu ini semenjak tahun 1988 sampai sekarang ini. Di bawah ini ialah sejarahnya.

Riwayat Singkat Pulau Tidung

Pulau yang satu ini telah mempunyai masyarakat pada tahun 1988 walau banyaknya masih tetap amat sedikit. Saat itu Pulau Tidung terdiri atas dua lokasi, yaitu Pulau Tidung Kecil serta Pulau Tidung besar. Konon menurut narasi yang berkembang, Pulau Tidung Kecil lebih dulu dihuni oleh penduduk sebelum pada akhirnya makin bertambah banyak serta semua geser ke Pulau Tidung Besar.

Masyarakat Pulau Tidung saat itu datang dari beberapa suku yang berada di Indonesia, seperti Bugis, Mandar, Sumbawa, Banten, Batavia, Dayak, serta ada banyak kembali. Sebagian besar penduduknya beragama Islam serta saat itu ikut berlangsung momen meletusnya Gunung Krakatau pada tahun 1883.

Pulau Tidung pertama-tama di pimpin oleh seseorang lurah yang bernama Bapak A. Mundari di mana saat itu Pulau Tidung termasuk juga lokasi kecamatan Pulau Seribu, Kotamadya Jakarta Utara, Daerah Spesial Ibukota Jakarta. Sebagian besar penduduknya bermata pencaharian menjadi nelayan di laut yang kerja dengan mencari ikan.

Pada tahun 1967, nama Pulau Seribu beralih nama jadi Kepulauan Seribu sampai pada tahun 2002 Kecamatan Kepulauan Seribu jadi Kabupaten Administrasi yang terdiri atas 2 lokasi kecamatan yakni Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan serta Kecamatan Kepulauan Seribu Utara. Luas wilayahnya seputar 72 Ha yang terdiri atas 29RT serta 4RW.

Baca juga  Tempat Wisata Di Seputar Pulau Tidung

Baru pada tahun 2009, Pulau Tidung mulai dikenali beberapa orang hingga banyak wisatawan yang bertandang serta liburan dalam tempat ini. Dengan makin bertambahnya wisatawan yang hadir membuat daerah ini memperoleh pemasukan yang melimpah. Karena modal itu pemerintah sukses bangun jembatan panjang yang menghubungkan Pulau Tidung Besar serta Pulau Tidung Kecil yang lebih diketahui dengan nama “Jembatan Cinta”

Penutup

Makin lama lokasi ini selalu berkembang cepat sampai sekarang ini. Keseluruhan sudah ada seputar 5000 jiwa yang tempati Pulau indah di ibukota ini. Tidak

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *